Home » , » Dirjen Imigrasi: Banyak Dampak Negatif Jadi TKI Non Prosedural

Dirjen Imigrasi: Banyak Dampak Negatif Jadi TKI Non Prosedural

Written By Admin on Jumat, 20 Oktober 2017 | 18.38

Dirjen Imigrasi saat menggelar sosialisasi di Kabupaten Bungo. -imcnews.id
IMCNews.ID, Bungo - Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie mengatakan banyak dampak negatif menjadi TKI non prosedural, seperti pemalsuan identitas TKI, umur dan lainnya.
"Biasanya korban akan dipekerjakan menjadi buruh dengan upah kecil, pekerja seks dan pekerja tak memiliki visa pekerja. Tujuan negara untuk TKI non prosedural ini seperti Hongkong, Arab Saudi, Taiwan, Malaysia, Turki," ungkap Ronny, di hadapan Bupati Bungo Mashuri dan kepala OPD, Rabu (18/10) di ruang utama Bupati Bungo.
Ronny juga menyampaikan, tantangan dalam penanganan TPPO adalah keterlibatan oknum aparat masih tinggi. Kerawanan potensi penganiayaan. 
"Dikarenakan persoalan ini termasuk kejahatanan Transnational Organized Crime (TOC) sehingga dibutuhkan penanganan extra ordinary," jelasnya.
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM ini telah menunda pemberangkatan di TPI terhadap WNI dari Januari-17 September 2017 di 23 TPI sebanyak 853 orang pemegang dari 74 Kanim dan 13 perwakilan RI.
"Saya meminta kepada OPD terkait, camat dan kepala desa. Untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk tidak menjadi TKI non prosedural. Banyak sekali kerugiannya," katanya. 
Ronny juga meminta agar pengawasan orang asing perlu peran serta Polres dan Kodim serta jajarannya hingga ke desa.
"Pengawasan ini juga diharapkan camat, kepala desa, RW/RT serta Tim pengawasan orang asing kabupaten. Terutama orang asing yg bekerja tanpa izin dan izin tinggal," harapnya. (IMC02)
Reporter : Ari Widodo
Sumber: https://www.imcnews.id/read/dirjen-imigrasi-banyak-dampak-negatif-jadi-tki-non-prosedural
  BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : NmcNews | Redaksi | Info Kami
Copyright © 2017. NmcNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by NmcNews.id