Home » , » Tanpa Guru PNS, Honorer 'Keroyokan' Ngajar Beberapa Sekolah Negeri di Bungo

Tanpa Guru PNS, Honorer 'Keroyokan' Ngajar Beberapa Sekolah Negeri di Bungo

Written By Admin on Rabu, 20 Januari 2016 | 00.38

Ilustrasi - Kompas.com/tribunjambi.com
note 5TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Penambahan jumlah sekolah di Kabupaten Bungo tak berimbang dengan jumlah guru dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), terutama untuk sekolah yang berada jauh dari pusat kota atau pusat kecamatan.

Alhasil banyak sekolah negeri ternyata hanya memiliki guru honorer, bahkan tak satu

Meski umur sekolah sudah lebih sewindu atau delapan tahun sejak berdiri 2007 silam, namun tenaga pengajar sampai sekarang hanya honor.

Soal ini, Kepala Dinas Pendidikan Bungo, Hasrizal mengakui bahwa memang banyak sekolah di kabupaten ini yang minim tenaga pengajar PNS. Hal inilah kata dia yang menjadi dilema Disdik saat akan membangun gedung baru.

"Ini masalah kita, sangat dilema bila ada gedung baru, kita selalu kesulitan tenaga pengajar khususnya PNS.‎ Sementara mempersiapkan guru tidak bisa instan, menunggu pengangkatan," urainya kepada Tribun, Senin (18/1).

Namun tahun ini semua kewenangan terkait sekolah menengah atas dan sederajat, ‎sepenuhnya ada di provinsi, sesuai dengan amanah undang-undang 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Karena itu ‎pihaknya sudah dilarang memindahkan maupun menggeser guru PNS, termasuk pembangunan infrastruktur‎ tidak lagi masuk ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten.

"Jadi saya tidak boleh lagi mindahkan orang, ini kewenangan provinsi, kita berharap ke depan provinsi memberi support baik untuk tenaga pengajar maupun infrastruktur," tukasnya.

Sejauh ini lanjut  Hasrizal, daerah menyampaikan terimakasih kepada honorer yang mau mengabdikan diri mengajar di sekolah-sekolah yang minim guru PNS.

Dapat disebut, proses belajar mengajar di SMAN-SMKN jauh dari pusat kota dilakukan dengan cara 'keroyokan'. Bukan hanya honorer pengajar, honor camat juga banyak yang diperbantukan untuk mengajar.

"Kita sekarang dibantu juga oleh camat, mereka mengerahkan honorer untuk mengajar. Bahkan ada guru SD-SMP yang bantu ngajar SMK. Ada juga UPTD bantu," pungkasnya.
pun ada guru PNS. Seperti contoh SMKN 1 Limbur Lubuk Mengkuang SP VI, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari
Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2016/01/18/tanpa-guru-pns-honorer-keroyokan-ngajar-beberapa-sekolah-negeri-di-bungo

  Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : NmcNews | Redaksi | Info Kami
Copyright © 2017. NmcNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by NmcNews.id