Home » , » Kepala Korban Dibenamkan ke Air dalam Ember. Bocah 4 Tahun Tewas di Tangan Ibunya

Kepala Korban Dibenamkan ke Air dalam Ember. Bocah 4 Tahun Tewas di Tangan Ibunya

Written By Admin on Jumat, 18 September 2015 | 18.35

MUARA BUNGO – Entah setan apa yang merasuki Leli (35), warga Embacang Gedang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, kabupaten Bungo sehingga ia tega membunuh anak kandungnya.

Korban adalah Nando. Bocah berusia empat tahun ini harus meregang nyawa di tangan ibu kandungnya yang telah merawatnya dari dalam kandungan hingga ia menginjak usia empa tahun.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekira pukul 07.00, Jumat (18/9) di rumah yang sudah lama menjadi tempat pelaku, suami serta anak kandung yang ia bunuh tinggal tinggal, di Desa Embacang Gedang.

Namun kejadian tragis ini baru diketahui sekira pukul 07.30. Ketika Agustuna (32), yang merupakan tetangga keluarga Nando, berkunjung ke rumah ini.

Begitu masuk ke dalam rumah, ia melihat Leli (35), ibu kandung Nando, tengah menggendong Nando. Dalam gendongan ibunya, Nando tampak dalam kondisi lemas dan basah.

Menduga ada yang tak beres, Agustuna langsung berlari keluar dari rumah keluarga Nando. Agustuna juga berteriak minta tolong dan warga sekitar pun langsung berdatangan ke rumah ini.

“Pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Agustuna. Melihat korban Nando digendong ibunya dalam keadaan lemas dan basah, ia langsung teriak minta tolong," ujar Kasat Reskrim AKP Ardi Kurniawan  kepada wartawan.

Dalam waktu singkat warga lainnya berdatangan ke lokasi sumber suara. Ketika diperiksa oleh warga, saat itu dipastikan bocah malang ini sudah dalam kondisi tak bernyawa lagi.

Saat itu juga warga menghubungi Polsek Tanah Sepenggal Lintas. Setengah jam kemudian, pukul 08.15, polisi langsung datang dan mengamankan pelaku yang tak lain ibu kandung korban.

“Langsung diamankan ibunya. Dia diduga sebagai pelaku tindak kekerasan terhadap anak dan menyebabkan anaknya meninggal dunia. Kepala anaknya dibenamkan ke dalam ember berisi air,” kata Ardi lagi.

Lanjut Kasat, awalnya Leli diamankan di kantor Polsek Tanah Sepenggal Lintas. Namun kemudian dibawa ke Polres Bungo. Karena penanganan selanjutnya dilimpahkan ke Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bungo.

“Kami koordinasi dengan pihak keluarga, bapak korban. Korban dibawa ke RSUD H Hanafi untuk divisum. Kita kumpulkan barang bukti dan keterangan saksi juga,” papar kasat.

Ardi mengatakan, pelaku akan dibawa ke RS Jiwa di Jambi untuk memastikan apakah pelaku memiliki penyakit gangguan kejiwaan atau tidak. Dari riwayatnya, polisi belum menemukan riwayat sakit jiwa. Hanya saja Leli mengaku sering sakit-sakitan sejak SMA.

Jumat sore, Unit IV PPA selesai memeriksa Leli. Kepada polisi, Leli mengaku membenamkan kepala Nando di ember berisi air, kurang lebih selama 15 menit.

“Pengakuan tersangka, tersangka merasa lemas dan sakit setiap melihat muka anaknya yang terdapat di dalam photo. Sehingga membenamkan kepala anaknya ketika memandikan anaknya. Dibenamkan sekitar 15 menit. Setelah itu tersangka menggendong anaknya,” tukas AKP Ardi Kurniawan.

(ira)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/2366/bocah-4-tahun-tewas-di-tangan-ibunya/#.Vfy6cGYxdoM

Keterangan foto : TERTUNDUK: Pelaku pembunuhan anak kandungnya tertunduk lesu dihadapan pihak kepolisian (Foto : buteekspres.com )

Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : NmcNews | Redaksi | Info Kami
Copyright © 2017. NmcNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by NmcNews.id