Home » , , » Provinsi Siap Bantu Pembangunan Bandara Bungo

Provinsi Siap Bantu Pembangunan Bandara Bungo

Written By Admin on Sabtu, 07 Maret 2009 | 21.45

Minggu, 08 MARET 2008 | Bungo Pos

MUARABUNGO, Gubernur Jambi, H.Zulkifli Nurdin mendukung penuh program Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad membangun Bandar Udara (Bandara) Bungo.



Pernyataan Gubernur siap membantu dana untuk kelanjutan pembangunan Bandara bertaraf Internasional dengan luas 3.600 Hektar tersebut yang lebih luas dari pada Bandara Sultan Thaha di Provinsi Jambi yang luasnya 1.800 Hektar itu disampaikannya kemarin malam usai melakukan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat, Rio dan tokoh adat se-Kabupaten Bungo di Wisma Ali Sudin Rumah Dinas Bupati Bungo. “Provinsi siap membantu dana untuk pembangunan Bandara Bungo” Ujar bang Zul sapaan akrab Gubernur Jambi itu didampingi Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad kepada wartawan.



Pembangunan Bandara Bungo nampaknya terus dikebut, maklumlah Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad sudah menargetkan kalau bisa 2010 mendatang Bandara yang diberi nama Lebai Hasan ini beroperasi. “Peletakan batu pertama pembangunan Bandara Bungo ini pak Gubernur yang melakukan, kita harapkan peresmian beroperasinya Bandara Bungo ini juga pak Gubernur H.Zulkifli Nurdin yang meresmikan kita targetkan tahun 2010 kita berdo’a dan berusaha semoga bisa beroperasi”, Ujar Bupati H.Zulfikar Achmad malam itu.



Zulfikar juga menegaskan bahwa pembangunan Bandara Bungo ini sudah merupakan kebutuhan bagi masyarakat. “Dengan adanya Bandara Bungo ini tentunya membantu Bandara Provinsi Jambi sebab masyarakat terutama di Jambi wilayah Barat tidak perlu susah payah dan jauh lagi ke Jambi kalau mau ke Jakarta naik pesawat, selain itu masyarakat juga terbantu karena ongkos pesawat lebih murah daripada naik bis ke Jakarta, sebab ongkos pesawat hanya Rp.350 Ribu sedangkan naik bis bisa habis Rp.500 Ribu ke Jakarta karena banyak biaya makan di jalan dan belum lagi jarak tempuhnya lama kalau naik bis. Selain itu pula Bandara Bungo ini sebagai Bandara alternatif kalau Bandara Jambi dan Padang tidak berfungsi seperti terjadi kabut asap dan sebagainya maka Bandara Bungo ini juga menjadi Bandara alternatif’” Tukas Bupati.



Sementara itu beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bungo, Drs.Johanes Afandi, mengatakan untuk 2009 ini tahap pelaksanaan pembangunan Bandara yaitu pembangunan tanah Run Way sepanjang 75X1.000 Meter dananya bersumber dari APBN. Selain itu juga pada tahun ini dilakukan pembangunan gedung terminal bandara dananya bersumber dari APBD.



Selain itu masih dalam tahun 2009 ini juga pembangunan Bandara ini juga mengalami peningkatan yakni pembangunan Run Way Streat sepanjang 25X1.000 Meter serta membangun menara pengawas. “Untuk pembangunan Run Way Streat dan Menara Pengawas ini dananya dari APBD sistem multiyears,”ujarnya.



Lebih lanjut beber Kadis yang gigih menyelesaikan program pembangunan Bandara Bungo ini, diperkirakan tahun 2009 ini wajah Bandara Bungo sudah nampak. “Akhir tahun 2009 ini mudah-mudahan wajah Bandara Bungo sudah nampak bangunannya,”


Sumber : Bungo Pos

Share this article :

1 komentar:

  1. Sudah seharusnya provinsi membantu. Untuk mewujudkan keberadaan bandara, sangat diperlukan dukungan dari pemerintah daerah setempat. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengerti tentang hal ini, dan seperti dimuat dalam http://bit.ly/1gsR6D4 , Pemerintah NTT tahun 2014 mengalokasikan dana Rp 500juta dari APBDnya untuk membiayai pra studi kelayakan pembangunan bandara baru pengganti Bandara El Tari Kupang.

    BalasHapus

 
Support : NmcNews | Redaksi | Info Kami
Copyright © 2017. NmcNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by NmcNews.id